Saat Senja di Kota Bandung

Gelap telah menutupi Kota Bandung senja itu, Hujan rintik-rintik seakan menghapus dahaga kota Kembang, setelah sepanjang hari merasakan teriknya sinar sang Mentari…
Hilir Mudik Lalu lintas menambah penatnya suasana, Awan Mendung bergelayut di langit kota, menambah kegelisahan hati yang tiba2 datang mendera.
Waktu baru menunjukkan jam 18.02, ketika sayup2 suara Adzan yang menggetarkan dada terdengar merdu berirama. namun karena keadaan yg memaksa diri untuk segera mencapai Stasiun Kota, membuat hati ini terlena.. Maka dengan langkah2 tegap diri ini semakin memantapkan langkah untuk bergegas segera menuju tempat pemberhentian Taksi, dengan tetap berfikir -toh nanti masih keburu kok sholat di Stasiun-. tak terasa 10 menit berlalu, tak jua ada taksi yang melintas di depan mata, ketika hati hampir berputus asa, ada sorot lampu terang melintas agak mendekat…
“Alhamdulillah ada Taksi juga” pikirku dalam hati.
maka dengan serta merta ku hentikan laju taksi itu. setelah Taksi berhenti, kupercepat langkah untuk segera mencapainya… tapi sungguh tak ku duga, ada sebuah kalimat yang terlontar dari Bapak pengemudi Taksi itu, yang membuat diri ini tersadar hebat..
“Maaf pak, saya mau mampir untuk sholat Maghrib dulu… kalao bapak tergesa2 silahkan bapak mencari taksi yang lain” kata Pengemudi Taksi itu. “Astaghfirullah…” ucapku pelan, hati ini benar2 terharu mendengar ungkapan indah dari Bapak Taksi tersebut… Bagaimana tidak, Rejeki yang sudah di depan mata di abaikan begitu saja demi memanfaatkan sedikit waktu untuk memenuhi panggilan Sang Maha Pencipta… Hati ini kembali tersadar, tidak sepantasnyalah saya mengabaikan panggilan dan seruan untuk bertemu dengan Sang Kholiq, hanya demi selembar Tiket Kereta, Allah lah yang menentukan segalanya, kalo Allah telah mentakdirkannku dapat tiket kereta malam itu, maka hanya dengan Sejenak Sholat Maghrib tak akan merubah Takdir Allah itu. maka kubulatkan tekad ‘Kupenuhi Seruan-Mu ya Allah’  … Ya, Allah maafkan hamba-Mu ini jika hamba telah Lalai dari mengingat-Mu…

Akhir Cerita: Setelah Sholat Maghrib berjam’ah, maka kita diantar oleh Bapak Taksi itu ke Stasiun Kota, dan Alhamdulillah dalam perjalanan tidak terjebak macet dan walaupun waktu sudah mepet, namun atas ijin Allah kita berdua belum kehabisan Tiket… Maka tepat jam 19.00 berangkatlah Kereta Api Lodaya Malam dari stasiun Kota Bandung, menuju Kampung Halaman Tercinta… KOTA JOGJA  <coey_act[at]yahoo[dot]com>

Tanggapi posting ini