antara ADA dan TIADA

Assalamu’alaikum. . . .

Setelah beberapa jam ini aku kembali ke Purwokerto (baca: puertorico,
red), selain ku hirup segarnya embun pagi bersuhu 20 C, tentu saja
kehangatan keluarga menjadi menu sarapan pagi ini. Namun, minggu pagi
ini, sepertinya ada nuansa yang telah berbeda yang terjadi. . . .
kubuka kembali hardisk dalam kepalaku yang mungkin sekarang hanya
berkapasitas tidak lebih dari 1 Giga, he. . .he. . ., maklum dah lama
ga buat nge save pengetahuan ilmiah., namun aku bisa jamin, RAM yang
ada semakin betambah, ya mungkin 4-5 Giga lah. . . .

sejak lahir sampai 8 Desember 2007 kemarin, Aku hidup di lingkungan
kampus, maksudku, rumahku persis di dalam lingkungan UNSOED, itu lho
salah satu universitas yang ternama di dunia,dan pasti seluruh lapisan
masyarakat di dunia (baca: di Purwokerto dan sekitarnya), tau tentang
UNSOED, yah Jendral Soedirman University (eh pake s apa c ya??). yah,
ga sombong lho, dikotaku juga ada univ. laen yg, memang sih kelasnya
masih dibawah UNSOED, misalnya UNDIP (Universitas DiPurwokerto) dan
UGM (Univ. Gendral Mudirman). trus ketika masa hidupku ada di fase
kuliah, jadi orang kuliahan gitu, aku menjalaninya di UNS Solo, itu
tu, univ. yang kata bapak rektor UNS adalah Univ. Nomer Satu. Tapi
faktanya Univer. Nomer Sekian . . .(sembilan ato sebelas ato sembilan
puluhan ya??!!). UNS tuh lebih dikenal sebagai ITB (Institut Tepi
Bengawan) or IPB (Ins. Pinggir Bengawan). . .sudahlah, masalah nama
biar waktu yang akan. . . . .terus berjalan

Lanjut membaca

Aku begitu mencintainya

Aku begitu mencintainya…

Sore itu saya didera kerinduan yang amat sangat, pada seseorang… pada sesosok jiwa yang amat dekat dengan aku. Memang…dia bukanlah orang yang baru. Saat masih SMA ketika aku selalu bersamanya, saya belum begitu memperdulikannya belum begitu memperhatikannya seperti saat aku awal-awal kuliah di Teknik UNS yang merubah segalanya. Kini kami sudah lulus…dan sudah lama aku tidak menemuninya. Hanya sekedar sms dan telfon saja ternyata tak merubah apapun.

Saya bulatkan tekat untuk menemuinya pagi-pagi benar esok hari. Saya persiapkan segalanya untuk menuimanya esok hari. Luar biasa bahkan Lanjut membaca